Selasa, 06 Oktober 2015

Mulai terikan yang paling suci sampai terikan kemunafikan (Puisi)


Mulai terikan yang paling suci sampai terikan kemunafikan
Oleh : Dedy Rahmad Sitinjak
Hidup Mahasiswa Hidup Mahasiswa
Hidup Rakyat Hidup Rakyat
            Teriak ku saat aku di anggap lapisan masarakat yang paling sadar
Laila Ha Illalloh Laila Ha Illalloh
Alla Hu Akbar Alla Hu Akbar
            Teriak ku dalam Dzikir ku
Ini adalah hak Kami
Ini adalah tanah Kami
Ini adalah negeri Kami
            Walai titik darah penghabisan
            Walaupun nyawa ku melayang aku akan pertahankan
Teriak ku dalam ketidak adilan di negeri yang katanya memiliki aturan hukum ini
 Kini setelah semua itu berlalu
Aku sudah berani berkata
Berkata-kata  menutupi keburukan paras ku, kebusukan hati ku
Itu adalah hak kalian
Itu seharusnya kewajiban Negara untuk kalian
Kalau kalian mau aku bisa memperjuangkan hak kalian, hak kita
 Teriak ku, teriak ku, Teriak ku
Sampai kalian mengnggap ku Dewa
Sampai kalian menganggap ku manusia Paling Suci
Sedangkan aku
Menari-nari, Menari-nari, Menari-nari
Sambil menghisap darah kalian.

                                                            Batang toru Jumat, 28 Agustus 2015

Tidak ada komentar:

Posting Komentar